Posts filed under 'berita'
marhaban ya ramadhan
bulan ramadhan sudah mendatangi kita, bagaimana dengan persiapan kita? siapkan semua bekal yang akan kita gunakan untuk mendapatkan kemenangan di bulan ramadhan? pada 10 malam pertama kita akan mendapatkan ampunan dari Allah untuk keikhlasan kita dalam menjalankan ibadah.. untuk itu kita harus tetap semangat dalam menjalankan ibadah ini…
ibarat bisnis.. saat ini kita sedang berbisnis dengan Allah dengan segenap modal yang kita punya yakni, kesehatan tubuh, dan kesiapan jiwa menghadapi ramadhan… mari jalankan aktivitas ini dengan baik karena allah menjjanjikan segudang pahala di bulan ini yang nilai berlipat-lipat… selamat berpuasa!
1 comment Agustus 20, 2009
Lowongan guru kontrak
bagi yang ingin kerja sebagai guru kontrak dibuka pendaftaran sebagai guru kontrak selama 3 tahun di papua… info lengkap baca di www.lp3sdm.com.
guru yang dibutuhkan:
- Matematika (code: MAT)
- Fisika (code: FIS)
- Bahasa Indonesia (code: IND)
- Bahasa Inggris (code: ING)
- Sosiologi (code: SOS)
- Sejarah (code: SEJ)
- Geografi (code GEO)
FASILITAS
- Gaji sebesar Rp. 5.200.000,- perbulan
- Disediakan asrama
- Buku dan alat pembelajaran sesuai mata pelajaran
- Pakaian seragam
- Asuransi Kesehatan
- Transport Malang-Surabaya-Teluk Bintuni PP (awal dan akhir kontrak)
- Uang saku perjalan penempatan Rp. 2.000.000,-
- Cuti tahunan 12 hari dengan uang saku Rp. 5.000.000,- / tahun
selamat mencoba…
5 comments Mei 26, 2009
kerja dengan gaji 5 jutaan, mau?
info lowongan kerja dari tetangga sebelah mungkin bermanfaat, dalam waktu dua sampai empat bulan kedepan akan ada rekruitment untuk kerja sebagai guru kontrak di pulau papua dengan gaji 5 jutaan (gaji bersih) belum termsuk fasilitas yang didapatkan seperti asrama, uang makan, tranport.. jadi setelah ngajar di papua.. sudah cukup banyak modal untuk bikin usaha di jawa… keren ndak?
jangan bilang siapa-siapa ini rahasia perusahaan..
coba nanti lihat infonya di www.lp3sdm.com
semoga bermanfaat…
Add comment April 1, 2009
soekarno dan negara islam
sejarah menacatat bahwa soekarno tokoh proklamator republik indonesia adalah murid seorang tokoh PSII yaitu HOS. Tjokroaminoto. kalau kita melihat sejarah, memang tidak dapat dijadikan pegangan yang pasti bagaimana suatu keadaan dan peristiwa terjadi secara benar.
kalau kita melihat pak Tjokroaminoto memiliki 3 murid yaitu semaun yang mengarah ke komunis, soekarno yang nasionalis, serta kartosuwiryo yang “fundamentalis”.

orang yang memiliki pandangan islam sebagai ideologi pasti memiliki ketegasan dan kejelasan dalam melangkahkan kakinya di bumi ini..
kartosuwiryo yang dipandang berbahaya karena ingin mendirikan negara islam indonesia yang kemudian dikenal dengan NII merupakan bagaian dari sejarah bangsa indonesia yang tertulis lengkap… namun yang perlu kita perhatikan adalah perjuangan untuk menjadikan indonesia makmur dengan syariat islam perlu kita perhatiakan dan pelajari sebab saat ini, program “belah bambu” sedang dijalankan untuk memecah belah umat islam itu sendiri. mulai dari pemberian nama islam modern, islam tradisonalis, sampai islam fundamentalis.. program pengelompokan ini merupakan saran dari RAND corporation dalam mengkotak-kotak umat islam sehingga hingga detik ini umat islam belum bisa bersatu… kita harus waspada.. jangan sampai mengikuti skenario penghancuran umat islam oleh umat islam sendiri karena ketidaktahuan kita..

melihat guru yang sama mestinya soekarno juga memiliki pemikiran yang sama dengan kartosuwiryo dalam membangun negara islam. namun karena ada perbedaan sehingga 2 orang yang dulunya adalah sahabat bisa jadi musuh berat karena perbedaan diantara keduanya.. pilih yang mana soekarno yang nasionalis dan kartosuwiryo yang fundamentalis??

Add comment April 1, 2009
tokoh yang merubah dunia
seiring dengan perkembangan dunia tidak akan terlepas dari tangan-tangan orang-orang yang merubahnya… dalam sejarah ada sekian banyak tokoh yang merubah dunia.. salah satunya adalah hitler.. yang berasal dari partai nazi di jerman. orang ini dikenal sebagai orang yang sadis karena membunuh jutaan manusia dimuka bumi. padahal yang namanya manusia ya tetap manusia ketika dia mendapat bahwa wanita yang disayanginya meninggal ini mati bunuh diri untuk membuktikan kesetiaannya.. jadi kalah tuh kisah romeo n juliet yang hanya sekedar cerita di atas kapal yang tenggelam…he..he..

Add comment April 1, 2009
“insiden MONAS” suatu rekayasa untuk memecah belah umat islam: waspadalah!
Adanya politik adu domba di balik insiden Monas semakin menguat. Pernyataan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengingatkan pihak-pihak tertentu untuk tidak melibatkan NU menyusul insiden Monas 1 Juni. “NU akan memberikan sanksi kepada siapa pun yang melakukan provokasi,” tegasnya.
lebih lanjut beliau mengatakan “Karena relevansinya tidak ada antara NU dan Monas, NU dan FPI. Tapi, kenapa lalu ditulis korban itu adalah orang NU?” ujar Ketua PBNU Hasyim Muzadi dalam pernyataan tertulis pada detikcom, Selasa (3/6/2008).
KH Hasyim Muzadi juga mengingatkan pelibatan orang-orang NU yang menjadikan NU sebagai pihak yang juga terlibat dalam bentrok fisik itu. “Ini tidak boleh terjadi dan harus dicegah. Bentrok fisik sangat merugikan. Kita ingin menyelesaikan masalah Monas, bukan memperluas masalah itu,” tegasnya. Upaya mengadu domba antara NU dan ormas Islam lain seperti FPI memang sangat terasa. Tampak dari reaksi warga NU diberbagai daerah yang mendatangi markas FPI. Konflik horizontal pun dikhawatirkan meluas di daerah-daerah.
insiden Monas juga tampak dari upaya membangun opini seakan-akan laskar Islam menyerang kelompok memperingati hari kesaktian Pancasila. Serangan ini dianggap ancaman terhadap Pancasila, ideologi negara, dan pada gilirannya dianggap merupakan ancaman terhadap negara. Upaya adu domba yang konflik horisontal ini tidak bisa dilepaskan dari grand-strategi negara-negara Imperialis untuk menghancurkan umat Islam dan kekuatan Islam. Untuk itu, negara-negara Imperialis seperti AS memanfaatkan LSM-LSM komprador yang menjadi kaki tangannya untuk memprovokasi konflik.
Kedubes AS di Indonesia mengeluarkan siaran pers yang mengutuk aksi kekerasan oleh FPI. AS menilai, aksi itu berdampak serius bagi kebebasan beragama dan dapat menimbulkan masalah keamanan. Namun, pernyataan Kedubes AS itu dinilai anggota Fraksi PKS di DPR, Soeripto, sebagai bentuk campur tangan AS dalam masalah dalam negeri. ”Itu tidak etis. Bahasa kasarnya intervensi. Seakan-akan pemerintah kita yang lemah,” katanya.
Grands strategi ini bisa terlihat dengan jelas dari rekomendasi Rand Corporation yang merupakan think-thank neo-conservative AS yang banyak mendukung kebijakan Gedung Putih. Dalam rekomendasi Cheryl Benard dari Rand Corporation.
STRATEGI : PECAH BELAH KELOMPOK ISLAM
Langkah pertama melakukan klasifikasi terhadap umat Islam berdasarkan kecendrungan dan sikap politik mereka terhadap Barat dan nilai-nilai Demokrasi.
Pertama : Kelompok Fundamentalis : menolak nilai-nilai demokrasi dan kebudayaan Barat kontemporer. Mereka menginginkan sebuah negara otoriter yang puritan yang akan dapat menerapkan Hukum Islam yang ekstrem dan moralitas. Mereka bersedia memakai penemuan dan teknologi modern untuk mencapai tujuan mereka.
Kedua : Kelompok Tradisionalis: ingin suatu masyarakat yang konservatif. Mereka mencurigai modernitas, inovasi, dan perubahan.
Ketiga : Kelompok Modernis : ingin Dunia Islam menjadi bagian modernitas global. Mereka ingin memodernkan dan mereformasi Islam dan menyesuaikannya dengan zaman.
Keempat : Kelompok Sekularis : ingin Dunia Islam untuk dapat menerima pemisahan antara agama dan negaradengan cara seperti yang dilakukan negara-negara demokrasi industri Barat, dengan agama dibatasi pada lingkup pribadi.
STRATEGI BELAH BAMBU DAN ADU DOMBA
Setelah membagi-bagi umat Islam atas empat kelompok itu, langkah berikutnya yang penting yang direkomendasi Rand Corporation adalah politik belah bambu. Mendukung satu pihak dan menjatuhkan pihak lain, berikutnya membentrokkan antar kelompok tersebut. Upaya itu tampak jelas dari upaya membentrokkan antara NU yang dikenal tradisionalis dengan ormas Islam yang Barat sering disebut Fundamentalis seperti FPI, HTI, atau MMI
Hal ini dirancang sangat detil. Berikut langkah-langkahnya :
Pertama : Support the modernists first (mendukung kelompok Modernis)
Menerbitkan dan mengedarkan karya-karya mereka dengan biaya yang disubsidi.
Mendorong mereka untuk menulis bagi audiens massa dan bagi kaum muda.
Memperkenalkan pandangan-pandangan mereka dalam kurikulum pendidikan Islam.
Memberikan mereka suatu platform publik
Menyediakan bagi mereka opini dan penilaian pada pertanyaan-pertanyaan yang fundamental dari interpretasi agama bagi audiensi massa dalam persaingan mereka dengan kaum fundamentalis dan tradisionalis, yang memiliki Web sites, dengan menerbitkan dan menyebarkan pandangan-pandangan mereka dari rumah-rumah, sekolah-sekolah, lembaga-lembaga, dan sarana yang lainnya.
Memposisikan sekularisme dan modernisme sebagai sebuah pilihan “counterculture” bagi kaum muda Islam yang tidak puas.
Memfasilitasi dan mendorong kesadaran akan sejarah pra-Islam dan non-Islam dan budayannya, di media dan di kurikulum dari negara-negara yang relevan.
Membantu dalam membangun organisasi-organisasi sipil yang independent, untuk
Mempromosikan kebudayaan sipil (civic culture) dan memberikan ruang bagi rakyat biasa untuk mendidik diri mereka sendiri mengenai proses politik dan mengutarakan pandangan-pandangan mereka.
Kedua, Support the traditionalists against the fundamentalists: Mendukung kaum tradisionalis dalam menentang kaum fundamentalis. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain :
Menerbitkan kritik-kritik kaum tradisionalis atas kekerasan dan ekstrimisme yang dilakukan kaum fundamentalis; mendorong perbedaan antara kaum tradisionalis dan fundamentalis.
Mencegah aliansi antara kaum tradisionalis dan kaum fundamentalis.
Mendorong kerja sama antara kaum modernis dan kaum tradisionalis yang lebih dekat dengan
Kaum modernis.
Jika memungkinkan, didik kaum tradisionalis untuk mempersiapkan diri mereka
untuk mampu melakukan debat dengan kaum fundamentalis. Kaum fundamentalis
secara retorika seringkali lebih superior, sementara kaum tradisionalis melakukan praktek politik „Islam pinggiran” yang kabur . Di tempat-tempat seperti di Asia Tengah, mereka mungkin perlu untuk dididik dan dilatih dalam Islam ortodoks untuk mampu mempertahankan pandangan mereka.
Menambah kehadiran dan profil kaum modernis pada lembaga-lembaga tradisionalis.
Melakukan diskriminasi antara sektor-sektor tradisionalisme yang berbeda. Mendorong orang-orang dengan ketertarikan yang lebih besar atas modernisme, seperti pada Mazhab Hanafi, lawan yang lainnya. Mendorong mereka untuk membuat isu opini-opini agama dan mempopulerkan hal itu untuk memperlemah otoritas dari penguasa yang terinspirasi oleh paham Wahhabi yang terbelakang. Hal ini berkaitan dengan pendanaan. Uang dari Wahhabi diberikan untuk mendukung Mazhab Hambali yang konservatif. Hal ini juga berkaitan dengan pengetahuan. Bagian dari Dunia Islam yang lebih terbelakang tidak sadar akan kemajuan penerapan dan tafsir dari Hukum Islam.
Mendorong popularitas dan penerimaan atas Sufisme
Ketiga, Confront and oppose the fundamentalists: Mengkonfrontir dan menentang kaum fundamentalis. Langkah-langkahnya antara lain :
Menentang tafsir mereka atas Islam dan menunjukkan ketidak akuratannya.
Mengungkap keterkaitan mereka dengan kelompok-kelompok dan aktivitas-aktiviats illegal.
Mengumumkan konsekuensi dari tindakan kekerasan yang mereka lakukan.
Menunjukkan ketidak mampuan mereka untuk memerintah, untuk mendapatkan perkembangan positif atas negara-negara mereka dan komunitas-komunitas mereka.
Mengamanatkan pesan-pesan ini kepada kaum muda, masyarakat tradisionalis yang alim, kepada minoritas kaum muslimin di Barat, dan kepada wanita.
Mencegah menunjukkan rasa hormat dan pujian akan perbuatan kekerasan dari kaum Fundamentalis, ekstrimis dan teroris. Kucilkan mereka sebagai pengganggu dan pengecut, bukan sebagai pahlawan.
Mendorong para wartawan untuk memeriksa isu-isu korupsi, kemunafikan, dan tidak bermoralnya lingkaran kaum fundamentalis dan kaum teroris.
Mendorong perpecahan antara kaum fundamentalis.
Keempat, Secara selektif mendukung kaum sekuler:
Mendorong pengakuan fundamentalisme sebagai suatu musuh bersama, mematahkan aliansi
dengan kekuatan-kekuatan anti Amerika berdasarkan hal-hal seperti nasionalisme dan ideology kiri.
Mendorong ide bahwa agama dan Negara juga dapat dipisahkan dalam Islam dan bahwa Hal ini tidak membahayakan keimanan tapi malah akan memperkuatnya. Pendekatan manapun atau kombinasi pendekatan manapun yang diambil, kami sarankan bahwa hal itu dilakukan dengan sengaja dan secara hati-hati, dengan mengetahui beban simbolis dari isu-isu yang pasti; konsekuensi dari penyesuaian ini bagi pelaku-pelaku Islam lain, termasuk resiko mengancam atau mencemari kelompok-kelompok atau orang-orang yang sedang kita berusaha bantu; dan kesempatan biaya-biaya dan konsekuensi afiliasi yang tidak diinginkan dan pengawasan yang tampaknya pas buat mereka dalam jangka pendek.
kita harus bersatu, dan menambah informasi serta mengenali strategi-strategi musuh yang ingin menggerogoti umat islam.. hati-hatilah Perang pemikiran lebih dahsyat dampaknya dari pada perang fisik!!
Add comment Juni 5, 2008